Location
Home > Info Kawasan > Aturan Hukum Dalam Berlaku Adil Di Tempat Pekerjaan

Aturan Hukum Dalam Berlaku Adil Di Tempat Pekerjaan

LEGAL CORNER – Dalam praktek hubungan industrial, seringkali dijumpai keluhan terhadap adanya perlakuan yang tidak adil di tempat kerja. Perlakuan tersebut kadang muncul dari pengusaha maupun dari teman karyawan itu sendiri. Oleh karena itu UU Ketenagakerjaan mengatur terkait dengan bagaimana menerapkan perlakukan yang adil dalam hubungan industrial.

Indra Kusumayudha, SH. Praktisi Hukum.

UUU 1945 sebagai hukum tertinggi di Republik Indonesia mendukung prinsip upah yang sama untuk pekerjaan yang sama dan pembagian kerja yang tidak diskriminatif. Konstitusi menyatakan bahwa semua orang berhak untuk memperoleh pekerjaan dan menerima pengupahan dan perlakuan yang adil dalam pekerjaan.

UU Ketenagakerjaan menjamin setiap pekerja/buruh berhak untuk memperoleh perlakuan sama tanpa diskriminasi dari pengusaha. Indonesia telah meratifikasi Konvensi ILO No. 100 tentang Pengupahan Yang Sama yang mengatur tentang larangan diskriminasi terhadap pekerjaan yang sama berdasarkan gender, RAS maupun keyakinan. Perbedaan upah berdasarkan penilaian kerja, bukan merupakan diskriminasi.

 

Tidak Boleh ada diskriminasi

Sesuai dengan UUD 1945, semua orang setara di mata hukum dan pemerintah. Semua orang berhak atas pekerjaan yang memenuhi standar kehidupan yang layak bagi kemanusiaan. UU Ketenagakerjaan juga melarang segala bentuk diskriminasi. Semua pekerja/buruh memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan dan mendapatkan perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha. Pemutusan hubungan kerja dilarang jika dilakukan atas dasar ideologi, agama, pilihan politik, etnis, ras, warna kulit, kelompok sosial, kondisi fisik atau status pernikahan seorang pekerja/buruh.

Penerapan prinsip keberlakuakn adil ini diterapkan dalam UU tentang penyandang cacat, dimana dalam aturan tersebut mensyaratkan pengusaha untuk mempekerjakan minimal 1 orang staf yang cacat jika pengusaha tersebut memiliki 100 orang pekerja/buruh tetap atau lebih. Pengusaha yang mempekerjakan orang cacat berkewajiban untuk menyediakan perlindungan terhadap pekerja/buruh yang bersangkutan tergantung pada jenis ketidakmampuannya (karena kondisi cacatnya).

Perlakuan setara terhadap perempuan di tempat kerja

Perempuan dapat bekerja pada industri yang sama karena tidak ada larangan di dalam peraturan. UUD 1945 memberikan hak memilih profesi apapun kepada semua warga negara. UUD 1945 menyatakan: “Semua warga negara berhak atas pekerjaan dan upah yang layak bagi kemanusiaan.” UUD 1945 juga menyatakan: “Semua orang berhak untuk bekerja dan memperoleh upah dan perlakuan yang adil di tempat kerja.”

Berikut Peraturan tentang perlakuan adil di tempat kerja

• Undang-Undang no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan / Manpower Act No. 13 of 2003
• Undang-undang nomor 80 tahun 1957 tentang Persetujuan Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional No: 100 mengenai Pengupahan bagi Pekerja Laki-laki dan Wanita untuk Pekerjaan yang Sama Nilainya / Act No. 80, 1957 on the approval of the International labour Organization Convention No: 100 on Equal remuneration for men and women workers for work of equal value
• Undang-Undang No. 21 Tahun 1999 tentang Persetujuan Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional No.111 mengenai Diskriminasi dalam Pekerjaan dan Jabatan / Act No. 21, 1999 on the approval of the International labour Organization Convention No: 111 on Discrimination (Employment and Occupation).

 

Baca juga

Tidak Boleh Sepihak, Ini Ketentuan Mutasi Berdasakan UU Ketenagakerjaan

Inilah Hak-hak Buruh/Karyawan Apabila di PHK

Ini Aturan Bagi Karyawan Yang Tidak Masuk Kerja Selama 5 Hari Berturut-Turut

 

Top