Location
Home > Sektor > Keuangan > Standard Chartered Luncurkan Layanan Real-Time Cash Collection, Ini Keuntungannya

Standard Chartered Luncurkan Layanan Real-Time Cash Collection, Ini Keuntungannya

JAKARTA, INDUSTRIAMAGZ – Standard Chartered Bank bermitra dengan G4S luncurkan layanan cash collection secara real-time yang pertama di Indonesia dengan memanfaatkan Cash Depost Machine (CDM) di Jakarta, Kamis (7/12).

Cash Deposit Machine (CDM) merupakan mesin transaksi yang menyediakan solusi penyetoran uang tunai secara digital dengan memanfaatkan platform digital Bank yang terintegrasi. Melalui CDM penyetoran dana yg dilakukan melalui mesin akan langsung terkredit ke rekening klien secara real time, sehingga  dapat dimonitor melalui internet banking.

“Standard Chartered Bank bangga menjadi Bank pertama yang memberikan layanan cash collection real-time pertama di Indonesia. Komitmen kami dalam melakukan inovasi, khususnya digital, menjadi bukti bahwa Bank siap untuk tampil terdepan dalam memberikan solusi yang terbaik bagi klien,” ungkap Rino Donosepoetro, CEO Standard Chartered Bank Indonesia.

CDM ditujukan bagi klien korporasi bank dengan cash inflows yang besar seperti dari segmen fast moving consumer goods (FMCG), retailer, logistik dan jasa terkait. Kini nasabah korporasi tidak perlu khawatir terlambat menyetor uang tunai ke Bank dan mendapatkan laporan di kemudian hari.

Mesin CDM akan ditempatkan di kantor-kantor klien yang dapat digunakan kapan saja, dapat dioperasikan sendiri (self-help) selama 24/7. Laporan pun akan diproses secara elektronik saat itu juga. Selain itu, mesin ini memiliki kemampuan untuk menampung hingga 10.000 uang kertas dan 1.500 uang koin.

Michael Sugirin, Head of Transaction Banking, Standard Chartered Bank Indonesia, mengatakan, “Melalui inovasi CDM, klien akan seperti memiliki kantor cabang Bank di dalam kantor mereka. Sistem yang kami ciptakan memungkinkan klien untuk melakukan penyetoran uang tanpa harus ke Bank. Didukung pelaporan secara real-time, hal ini tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan dalam bertransaksi, namun juga akan meningkatkan efektivitas dan produktivitas terkait pengelolaan cash (cash management)”.

Fitur lain dari layanan CDM ini diantaranya penghitungan uang tunai secara otomatis, penyaringan terhadap mata uang palsu dan audit trail secara menyeluruh (full audit trail). Selain itu, CDM juga mampu melakukan identifikasi akurat terhadap penyetor dana dengan memanfaatkan kartu pengguna yang telah didaftarkan (registrered user card) untuk mengakses mesin CDM. Untuk memastikan pengalaman terbaik dalam bertransaksi, mesin ini juga dilengkapi dengan alat yang memungkinkan penyetoran dengan uang koin dan kertas untuk dilakukan dalam satu transaksi.

Michael menjelaskan bahwa pelaku usaha berhadapan dengan berbagai tantangan dalam melakukan transaksi secara tunai mulai dari waktu untuk melakukan pengumpulan, perhitungan dan pelaporan transaksi dengan uang tunai hingga tantangan biaya dan sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan untuk melakukan proses tersebut. Dengan efisiensi yang akan dihasilkan, layanan ini dapat berkontribusi terhadap kapasitas penjualan yang lebih meningkat. “Dari segi keamanan, sistem layanan CDM pun dapat mengurangi risiko yang timbul dari transaksi uang tunai berkat dukungan dari G4S,” tambah Michael.

Dalam kemitraan ini, G4S bertanggung jawab untuk mengambil dan memproses uang tunai yang disetor melalui CDM. Selain itu, perusahaan juga bertanggung jawab terhadap maintenance dari mesin CDM dan isu-isu terkait kartu (registered user card). Perusahaan juga bertanggung jawab untuk mengirimkan laporan perhitungan uang kepada Bank.

Top