Location
Home > News > Bank Dunia: Peringkat Kemudahan Berusaha Indonesia Naik 19 Tingkat

Bank Dunia: Peringkat Kemudahan Berusaha Indonesia Naik 19 Tingkat

Gambar Ilustrasi

JAKARTA, INDUSTRIAMAGZ – Indonesia menempati rangking ke-72 dari 190 negara dalam kemudahan berusaha tahun 2018. Hal itu didasarkan laporan Bank Dunia  “Doing Business 2018: Reforming to Create Jobs”. Dengan rangking itu Indonesia naik 19 tingkat dibanding tahun sebelumnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam siaran persnya Rabu (1/11) siang, mengatakan dalam dua tahun terakhir posisi Indonesia telah naik 34 peringkat.

“Dalam 2 tahun terakhir, Indonesia telah menjadi tempat yang lebih mudah untuk berusaha. Prestasi ini tak terlepas dari kerja keras semua pihak,” ujar Darmin.

Darmin membandingkan perkembangan peringkat Indonesia dengan negara-negara ASEAN dimana Vietnam naik 23 peringkat dan Thailand naik 20 peringkat. Sedangkan Malaysia turun 2 peringkat dan Filipina turun 14 peringkat.

Menurut laporan Bank Dunia, indikator EODB Indonesia yang mengalami perbaikan tajam adalah: (1) Penyelesaian Kepailitan (Resolving Insolvency) dari posisi 74 di EODB 2016 menjadi posisi 38 di EODB 2018 (36 peringkat); (2) Penegakan Kontrak (Enforcing Contracts) dari posisi 171 di EODB 2016 menjadi posisi 145 di EODB 2018 (26 peringkat); (3) Penyambungan Listrik (Getting Electricity) dari posisi 61 di EODB 2016 menjadi posisi 38 di EODB 2018 (23 peringkat).

Menteri Darmin mengatakan untuk mengejar target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar EODB Indonesia berada di posisi ke-40,  pemerintah mengambil langkah-langkah seperti memperbaiki peringkat EODB 2018 (peringkat 144), dengan cara mengurangi prosedur perizinan dan penerapan layanan sistem online.

Selain itu, Sistem Pembayaran Pajak (Paying taxes) dengan cara melanjutkan program E-Filing dan memperbaiki database perpajakan; memperbaiki peringkat EODB 2018 (peringkat 112) Perdagangan Lintas Batas (Trading across borders) dengan cara menurunkan jumlah lintas, menerapkan integrated risk management, dan penggunaan sistem online.

” Juga memperbaiki peringkat EODB 2018 (peringkat 108) Izin Mendirikan Bangunan (Dealing with construction permits) dengan cara simplifikasi prosedur dan memperkuat inspeksi bangunan,” pungkas Darmin.

Top