Location
Home > News > Pusat Industri Otomotif Jepang Aichi Bangun Kantor di Indonesia

Pusat Industri Otomotif Jepang Aichi Bangun Kantor di Indonesia

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto Bersama Gubernur Prefektur Achi, Hideaki Ohmura di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (21/8).

JAKARTA, INDUSTRIAMAGZ – Tekad Jepang untuk menguasai industri otomotif di Indonesia terus menguat. Prefektur Aichi, salah satu provinsi di Negeri Sakura ini bakal mendirikan kantor perwakilan di Indonesia. Aichi dikenal sebagai wilayah pusat industri otomotif di Jepang. “Di sana ada Toyota serta perusahaan spare part seperti Aisin dan Denso. Mereka akan mendorong business matching antara pelaku usaha kedua negara,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam rilisnya, Senin, 21 Agustus 2017.

Tekad Aichi tak main-main, Hideaki Ohmura, Gubernur Prefektur Aichi, beserta delegasi menemui Airlangga di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (21/8). Mereka meminta pendapat Kementerian untuk mewujudkan pembangunan kantor perwakilan tersebut.

Menurut Airlangga, tujuan mereka membangun kantor perwakilan untuk memudahkan para investor dari Aichi yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia. Maklum saja, dari total investasi Jepang, sepertiganya berasal dari Prefektur tersebut.

Ohmura dalam pertemuan tersebut berharap Indonesia dapat membuka jalur penerbangan langsung ke Chubu, salah satu kota di Aichi. Pemerintah Indonesia juga diharapkan aktif mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang semakin mendukung dan memudahkan pelaku industri, seperti percepatan pembangunan infrastruktur, keringanan perpajakan, dan fasilitas dari dunia perbankan. “Aichi memiliki kekuatan industri kelas dunia yang didukung oleh industri manufaktur yang berkualitas, selain ekonomi dan budaya yang kuat,” kata Ohmura.

Selain sektor manufakturnya yang semakin produktif, kata Ohmura, Aichi tengah mengembangkan teknologi aerospace dan robot. Sektor-sektor tersebut berkembang pesat dan menunjukkan pertumbuhan seiring dengan sektor yang lebih tradisional, seperti tekstil dan keramik. Ohmura menambahkan sebanyak 240 perusahaan dari Aichi telah menanamkan investasi di Indonesia. “Tapi ke depan, potensi investasi dari wilayah Aichi ke Indonesia masih cukup tinggi,” kata dia.

Seperti diketahui, jumlah perusahaan Jepang di Indonesia hingga saat ini sudah mencapai lebih dari 1.750 perusahaan, dengan kegiatan usahanya di bidang manufaktur, infrastruktur, dan jasa. Nilai investasi Jepang ke Indonesia pada tahun 2016 sebesar USD5,4 miliar atau naik 86 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD2,9 miliar. Beberapa industri Jepang yang cukup aktif berinvestasi di Indonesia, antara lain sektor otomotif, logam, mesin dan elektronika.

TRIVIA

Baca juga:
Jepang Bakal Bangun Kawasan Industri di Luar Jabodetabek

Top