Location
Home > Sektor > Energi > Dianggap Ilegal, Pertamini Bakal Ditindak

Dianggap Ilegal, Pertamini Bakal Ditindak

Dianggap illegal, pertamini bakal ditindak

Pertamini

CIKARANG, INDUSTRIAMAGZ – Bisnis SPBU mini penjual bahan bakar minyak (BBM) Pertamini yang tersebar di berbagai titik di Ibukota dianggap ilegal. Karenanya, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menindak tegas keberadaannya.

“Label Pertamini itu adalah ilegal dan tidak ada standar keamanan. Nanti akan kami sampaikan kepada pihak terkait,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Migas I G.N. Wiratmaja Puja di Jakarta, kemarin, 18 Juli 2017.

Pembahasan soal Pertamini mencuat dalam rapat dengar pendapat (RDP) Direktorat Jenderal Migas dengan Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat kemarin. Beberapa anggota Dewan mempertanyakan tingkat keamanan distribusi BBM yang mudah dijual eceran di sejumlah tempat, serta apakah Pertamini produk dari Pertamina.

Menurut Wiratmaja, memang banyak penjual BBM eceran yang menggunakan corak dan tanda mirip dengan milik PT Pertamina (Persero). Bahkan, sudah mulai marak menjual BBM jenis pertamax series dan pertalite. Namun penjualan tersebut sebenarnya ilegal.

Pun Pertamina, sudah menyatakan bahwa tidak ada yang biaa menjamin keamanan produk Pertamini. Mulai dari drum yang dipakai, hingga keakuratan nominal jumlah literan yang digunakan.

Yang membuat anggota Komisi Energi heran, adalah bagaimana bisa Pertamini dan penjual BBM eceran memakai perlengkapan dari Pertamina. Bahkan mereka memiliki nozle atau selang mirip seperti milik Pertamina. Hal ini diminta Komisi untuk ditindaklanjuti, terlebih ada program BBM Satu Harga.

Kementerian ESDM sendiri sudah menerapkan langkah untuk mengamankan BBM satu harga. Dalam program ini, mereka melibatkan TNI untuk mengamankan wilayah perbatasan, terpencil, dan pulau terluar. Tujuannya agar penyaluran BBM bisa berjalan dengan baik, sehingga penetapan satu harga di seluruh Indonesia berjalan mulus, seperti yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo.

TRIVIA | ANTARA

Top