Location
Home > Bisnis View > 5 Tren Manufaktur Masa Depan

5 Tren Manufaktur Masa Depan

Industri Manufaktur Masa Depan

Industri Manufaktur Masa Depan

INDUSTRIAMAGZ – Akhir era 1700-an, dunia mengalami revolusi industri pertama di mana banyak pabrik bermunculan. Pada awal abad ke-20 revolusi industri kedua terjadi ditandai dengan munculnya mobil. Setelah perang dunia kedua, ilmu pengetahuan semakin maju dan manusia berhasil menciptakan komputer. Temuan baru ini mengantar pada revolusi industri ketiga, saat produk bisa dibuat dengan lebih cepat dan tingkat konsistensi yang tinggi. Selain itu, produk industri juga dibuat semakin kompleks sehingga bisa memberi nilai lebih bagi konsumen.

Sekarang, kita berada di tengah-tengah revolusi industri keempat. Orang-orang menyebutnya dengan “Industri 4.0”. Manufaktur kembali menjadi topik hangat seiring dengan perubahan industri terbesar dalam 100 tahun ini. Negara-negara di dunia berlomba untuk menyelesaikan pekerjaan rumah agar bisa menghadapi tantangan perubahan zaman. Otomatisasi menggantikan tenaga kerja manusia setiap hari. Cara baru dalam pembuatan produk mendorong kemajuan ekonomi dan gaya hidup yang berbeda.

Perubahan industri kali ini didukung oleh kemajuan yang mencakup manufaktur cerdas, robotika, kecerdasan buatan dan Internet of Things (IoT). Eyewitness News menulis tentang bagaimana Industry 4.0 telah mengubah manufaktur masa depan dalam lima dimensi:

Simulasi

Perusahaan menggunakan berbagai peralatan baru untuk untuk membuat dan menguji situasi di dunia maya, menstimulasi proses perancangan dan jalur perakitan sebelum produk sebenarnya dibuat. Fase stimulasi sebenarnya membantu mengurangi waktu pembuatan dan memastikan proses produksi sesuai dengan perencanaan. Bahkan, perusahaan bisa menggunakan peralatan yang memungkinkan orang-orang terhubung secara langsung untuk menyelesaikan masalah di pabrik bersama-sama. Jadi, seorang insinyur di China bisa berkonsultasi dengan insinyur di Amerika mengenai masalah teknis. Kemudian kedua insinyur bisa saling menanggapi secara langsung dengan menggunakan kacamata Augmented Reality. Hal ini bisa mempercepat pemecahan masalah dan secara signifikan mengurangi biaya.

Cetak Tiga Dimensi

Salah satu teknologi yang menandai perubahan besar dalam dunia manufaktur adalah munculnya mesin cetak tiga dimensi (3D). Mesin tersebut memungkinkan terciptanya produk fisik dengan hanya menggunakan satu mesin. Teknologi ini adalah salah satu perubahan fundamental pada industri manufaktur. Anda bisa mengubah cara pembuatan jenis produk tertentu yang biasanya membutuhkan enam bagian yang harus disatukan. Dengan teknologi cetak tiga dimensi, Anda bisa membuat satu produk yang sama tanpa melalui proses pengelasan. Mesin cetak 3D juga bisa mengurangi limbah dengan mendaur ulang plastik, dan mengurangi waktu tunggu untuk suku cadang dan transportasi. Implikasinya terhadap produksi massal beragam, membuat kemajuan dalam produk mulai dari mainan hingga perangkat medis.

Otomatisasi

Otomatisasi adalah aspek vital lainnya dari industri masa depan. Otomatisasi memungkinkan produk dibuat dalam jumlah besar dan akurat melampaui kemampuan manusia. Mesin otomatis diperlukan di lingkungan yang tidak aman untuk manusia dan mengancam keselamatan kerja. Robot bukan lagi menjadi barang langka. Kini, generasi baru robotika tidak hanya lebih mudah diprogram, namun lebih mudah digunakan, dengan kemampuan seperti pengenalan suara dan citra untuk menciptakan kembali tugas manusia yang kompleks. Selain itu, robot bisa melakukan berbagai pekerjaan yang disesuaikan dengan keinginan Anda – tidak lebih, tidak kurang. Otomatisasi juga menghilangkan beberapa pekerjaan manufaktur yang paling membosankan. Hal ini juga menciptakan lapangan kerja baru untuk tenaga kerja terampil.

Pabrik Pintar

Cloud computing dan sensor cerdas membawa perubahan yang lebih baik untuk linglkungan pabrik. Sensor cerdas dapat melakukan tugas seperti mengubah data menjadi unit pengukuran yang berbeda, menghubungkan komunikasi dengan mesin lain, mencatat statistik dan tanggapan, serta mematikan perangkat jika terjadi masalah keamanan atau kinerja. Fungsi IoT dapat melacak dan menganalisis kuota produksi, mengkonsolidasikan ruang kontrol dan membuat model perawatan prediktif.

IoT memungkinkan kita mendapatkan informasi yang tepat pada saat yang tepat untuk membuat keputusan yang tepat. Data dari kenyataan ditambah dan virtual, serta peningkatan umpan balik pelanggan, akan memiliki dampak signifikan pada penelitian dan pengembangan, memberi konsumen lebih banyak dari apa yang mereka inginkan, membawanya lebih cepat dan mengurangi biaya – sebuah sistem yang pada akhirnya akan mendorong inovasi.

Robot yang Dikendalikan Manusia

Ketika pabrik pintar sudah berjalan dengan sendirinya, robot melakukan tugas sulit, dan analisa data dilakukan oleh peralatan cerdas, lalu di mana tempat untuk tenaga kerja manusia? Hal ini menjadi tantangan di masa mendatang. Prospek di masa depan sudah jelas bahwa robot akan menggantikan pekerjaan manusia. Robot juga bisa meningkatkan output produksi. Namun, sebenarnya robot dan otomatisasi dibutuhkan untuk pekerjaan di lingkungan yang tidak aman dan tidak memungkinkan untuk manusia. Jadi robot dipakai sebagai pelengkap, bukan pengganti tenaga manusia.

Industri masih membutuhkan tenaga manusia yang mengelola operasional baru dan robot. Manusia membuat program untuk robot dan melakukan perawatan. Seperti halnya peralihan kebutuhan tenaga kerja dari buruh tani menjadi buruh pabrik di awal abad ke-20. Kini dunia industri juga sedang mengalami perubahan kebutuhan tenaga kerja. Perusahaan ingin tenaga kerja yang bisa membangun hardware, software, dan firmware; tenaga ahli yang bisa mendesain sistem otomatis dan robotik; tenaga terampil yang bisa mengadaptasi dan memelihara peralatan baru. Sekitar 15 juta pekerjaan baru akan tercipta di masa mendatang karena perubahan otomatisasi dan kecerdasan buatan.

Akhirnya, pergeseran ke manufaktur cerdas akan menghemat uang perusahaan. Hal ini akan membuat perusahaan mendapat keuntungan lebih besar, membuka lebih banyak pekerjaan dan menciptakan ekonomi yang lebih sehat. Mesin-mesin baru yang lebih kompleks, pekerja yang lebih terampil, kualitas produk yang lebih baik, secara simbiotik mengantarkan era baru produksi.

 

EKA UTAMI | EYEWITNESS NEWS

Top